Menikmati Wisata Alam Keluarga Di Tanah Gayo.
21 September 2018 silam menjadi Salah satu Unforgettable Moment bagi saya. Bagaimana tidak, saya dan 20 teman-teman lainnya terpilih sebagai peserta FamTrip Family Gathering Genpi Aceh. Dimana panitia penyelenggara membiayai penuh perjalanan traveling kami menyusuri bumi Saman itu.
Tepat jam 12 malam, kami berangkat dari Banda Aceh menuju Takengoen, Aceh Tengah dengan Bus, dan tiba di Bireun sekitar jam 4 shubuh pagi.
![]() |
| Suasana Di Dalam Bus |
Ada beberapa tempat favorit yang bagus dikunjungi untuk destinasi wisata keluarga disana. Mungkin tempat yang kami kunjungi ini bisa menjadi referensi buat kamu yang akan melintasi Aceh Tengah nantinya.
1. Camping Keluarga Di Tepi Danau Laut Tawar.
Meskipun Danau Laut Tawar adalah spot terakhir yang kami kunjungi, tapi saya meletakkan destinasi ini sebagai urutan pertama karena wisata alam ini yang paling membekas dihati.
![]() |
| Pemandangan Laut Tawar Dari Balik Jendela Bus |
Dari balik jendela bus yang kami tumpangi, pesona danau Laut Tawar sudah terlihat begitu memikat hati, jelas saja ini membuat siapa saja yang melintasinya pasti ingin singgah sejenak untuk menikmati keindahannya.
![]() |
| Morning Vibes |
Saat itu kami bergabung dengan peserta camping 100 tenda yang diadakan dalam rangkaian kegiatan Gayo Alas Mountain International Festival 2018. Kami bermalam tepat di tepi danau dengan ratusan tenda peserta GAMI Fest di daerah Nunang.
Bermalam di sini terasa begitu dekat dengan alam dimana beratapkan langit dan beralaskan hamparan rumput yang hijau. Indahnya gemerlap ribuan bintang menambah pesona seiring dilepasnya ratusan lampion dan kembang api di langit Takengoen.
![]() |
| Ratusan Lampion Hiasi Langit Takengoen |
Tak ayal, sensasi sejuk pun menusuk tulang, karena memang daerah Aceh Tengah adalah daerah yang bersuhu paling rendah di Aceh, apalagi di Subuh hari, suhunya mencapai 14 derajat ketika itu. Walau sudah dibalut dengan baju dan selimut tebal, tetap saja gemeretuk gigi berkatupan tidak dapat ditahan.
![]() |
| Kedinginan Di Dalam Tenda |
Jadi, bagi kamu yang ingin berkunjung kemari dan camping di pinggir danau, sangat disarankan untuk membawa selimut dan baju tebal, syal, sarung tangan, dan penutup kepala, supaya suhu tubuhmu tetap hangat. Hampir saja sholat Subuh kami melayang ketika itu, untung saja masih bisa dilawan hehehehe.
![]() |
| Menikmati danau Laut Tawar Di pagi hari |
2. Lembah Pentago
![]() |
| Lembah Pentago |
Lembah Permata Dataran Tinggi Gayo atau yang biasa disingkat dengan Pentago tepat berada di perbatasan antara Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah. kita akan merasakan suasana alam yang begitu alami sambil mendengarkan nyanyian alam yang syahdu, gemericik air sungai, semilir angin dan kicauan burung.

![]() |
| Sungai yang masih alami di Lembah Pentago |
Tempat wisata Lembah Pentago merupakan milik seorang petani bernama pak Lamuddin dengan luas area kurang lebih lima hektar. Dengan area sebesar ini, terdapat banyak wisata alam yang bisa dinikmati diantaranya memancing, balap sepeda, panjat tebing dan lokasi out bond.
Selain itu, lembah Pentago juga berada Di tengah-tengah kebun yang penuh dengan tanaman yang bervariasi seperti kopi, pisang, jeruk, nangka, alpukat, dan sawoh yang bisa dinikmati pengunjung dengan memetiknya langsung di perkebunan.
Di bagian bawah lembah kira-kira 200 meter dari villa terdapat sungai dengan aliran kecil yang cukup jernih dan dingin airnya. Kami kemudian melaksanakan sholat zuhur disana, diantara pepohonan kayu dan bambu. Duh syahduuu.
Tak berselang lama, kami diajak Pak Lamuddin ke villa sederhananya untuk menikmati makan siang dengan masakan khas Gayo. Ada Sambal Terong Belanda, emping, gulai bebek, dan lain sebagainya.
Tak berselang lama, kami diajak Pak Lamuddin ke villa sederhananya untuk menikmati makan siang dengan masakan khas Gayo. Ada Sambal Terong Belanda, emping, gulai bebek, dan lain sebagainya.
3. Umah Pitu Ruang
Tidak jauh dari jalan raya, kami memasuki sebuah perkampungan menuju Desa Bale Atu, Kecamatan Bukit Bener Meriah yang merupakan lokasi dari wisata umah pitu ruang (rumah tujuh ruang) yaitu rumah adat masyarakat Gayo.
| Umah Pitu Ruang di Bener Meriah |
Seperti kebanyakan rumah adat yang ada Di provinsi Aceh, arsitektur bangunan rumah adat Gayo ini juga berupa rumah panggung, namun bedanya rumah ini terdapat tujuh kamar di dalamnya.
Bujang dan Beru (Duta Wisata Bener Meriah) yang menjadi pemandu kami menjelaskan, rumah ini sengaja dibuat tujuh ruang karena masyarakat Gayo yang ada di Bener Meriah cenderung tinggal bersama-sama dengan keluarga besar dulunya. Oleh karena itu, rumah panggung ini dijadikan tempat tinggal bersama yang memisahkan antara laki-laki dan perempuan.
Dari rumah ini, kita bisa menikmati keindahan pegunungan hijau disekitarnya yang terhampar luas, sehingga bisa menjadi rest area sejenak untuk melepas lelah karena sudah melakukan perjalanan jauh bagi wisatawan.
Naah akhirnya, Kita sampai pada destinasi yang terakhir, yaitu Pabrik Kopi. Engga sah dong kalau ke Aceh Tengah tapi tidak singgah di pabrik kopinya. So, buat kamu pecinta kopi, jangan sampai lewatkan untuk berkunjung ke pabrik Oro Kopi Gayo yang berada di Desa Mongal, Kec. Bebesen. Di sini kamu dapat mencicipi aneka rasa kopi Gayo seperti arabica, robusta, wine, king, dan banyak lainnya.
Pabrik ini diberi nama "Oro Kopi Gayo" bukan Tanpa alasan. Oro dalam bahasa Spanyol artinya adalah emas. Jadi, kopi bagi masyarakat Gayo diibaratkan sebagai emas yang berharga yang dapat menghidupi keluarganya dengan menjadikan berkebun kopi sebagai mata pencaharian masyarakat disana.
Pengalaman plus plusnya disini, kita juga bisa langsung melihat bagaimana cara pengolahan kopi mulai dari mulai dijemur, digiling, disortir, dirosting, hingga penyajian kopinya. Asyiknya lagi kita bisa menikmati kopi yang ada di sini sepuasnya dengan gratis. Ada kah yang lebih asyik dari Kopi gratisan? Wkwkwkwk
![]() |
| Kopi sebelum Di Roasting dengan mesin Yang berharga milyaran 😪 |
Sejak tahun 2008, Oro Kopi ini sudah mengimpor kopi ke berbagai daerah hingga ke luar negeri. Bahkan setiap bulannya pabrik ini menghasilkan kopi yang siap diekspor mencapai 200 ton.
Nah apabila kamu hendak berkunjung ke pabrik Oro Kopi Gayo, kamu bisa menghubungi langsung menejernya, Sabdan (085358392393). Beliau sangat terbuka untuk pendatang dan tamu baik lokal maupun manca negara, sang menejer dengan sigap akan mengajak dan berkeliling mengunjungi tiap sudut dari pabrik Oro Kopi Gayo.

















Comments